Anggota Komisi III DPR Minta Kapolda Riau Menindak Tempat Hiburan Malam Abaikan Prokes

Rabu, 14 April 2021 - 14:28 WIB
Anggota DPR Rahul. (Ist)

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Rahul meminta Kapolda Riau untuk lebih serius melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan malam yang buka pada bulan Ramadan ini. 

Menurut wakil rakyat dari dapil I Riau itu, banyak tempat hiburan malam yang mengabaikan protokol kesehatan (Prokes) di tengah merebaknya kasus-kasus baru Covid-19 di provinsi ini. Bukan hanya itu saja menurut Rahul, tempat hiburan malam, khususnya di Pekanbaru juga menjadi ruang transaksi dan penyalahgunaan narkoba. 

"Saya harap Bapak Kapolda menindak tegas pelaku hiburan malam dan jangan ragu-ragu untuk menutup jika ada di antara mereka melanggar prokes dan apa lagi jika ditemuakan transaksi narkoba," kata Rahul melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/4/2021).

Lebih lanjut, politisi muda Gerindra itu mengungkapkan, persoalan narkoba di Riau sudah masuk fase kritis. Pengguna narkoba tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, bahkan sudah menyasar pada anak-anak.

"Miris sekali melihat anak muda Riau masa depannya digrogoti terus sama narkoba. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama dan menjadi perhatian khusus seluruh elemen masyarakat dan penegak hukum," ujar anggota DPR dapil Riau I itu.

Penyeludupan Narkoba

Ia juga meminta, Kapolda Riau untuk turun tangan membongkar praktik haram penyelundup narkoba yang masuk melalui jalur-jalur tikus di perbatasan laut dengan akses langsung ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Ada beberapa daerah menjadi sasaran bagi penyelundup narkoba diantaranya Dumai, Bengkalis, Rohil, Siak. Namun ujar dia, akses paling banyak penyelundupan barang-barang ilegal dari luar negeri yaitu di Tembilahan-Indragiri Hilir.

"Maka dari itu, kepada Bapak Kapolda untuk dapat memonitornya, seperti Kabupaten Tembilahan ini. Banyak sekali saya mendengar aduan masyarakat mulai dari barang ilegal yang masuk tanpa ada polisi mengetahui ini. Minyak pun juga banyak yang di selundupan dari Tembilahan Ini. Saya ingin tahu ini Kapolres nya tahu atau hanya tutup mata saja," pungkasnya. 

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Terpopuler